1/47

Konvergensi: Pasca-tradisionalisme

Group Exhibition

12 August - 12 September 2022

Written by Suwarno Wisetrotomo, Asmudjo Irianto, and Rain Rosidi

Address:
Gallery R. J Katamsi
Jl. Parangtritis Km 6,5
Yogyakarta Indonesia

Jagad pemikiran, pengkajian, praktik (penciptaan), dan percakapan seni rupa semakin padat, riuh, penuh lintasan, pengulangan, terobosan, tegangan, dan berlapis kepentingan. Mereka yang terlibat di dalamnya terus memasuki ruang-ruang pergulatan, penjelajahan, bersinggungan dan beririsan dengan berbagai aspek; sosial, politik, ekonomi, keamanan, intoleransi, kekerasan, ketidakadilan, hukum, lingkungan, perubahan iklim, dan sejenisnya, termasuk yang terkait dengan luka-luka serta trauma sejarah masa lalu. Kompleksitas persoalan itu juga beriringan dengan laju perkembangan teknologi dengan fitur-fitur yang semakin sempurna yang mengisyaratkan kecepatan.


Pendidikan tinggi seni—di dalamnya termasuk bidang seni rupa, yang secara umum memasuki tradisi akademik lebih awal dibandingkan dengan bidang seni yang lain—semestinya berada dalam gelanggang penuh kecamuk itu, memainkan peran dengan segala risiko dan keterbatasannya. Karena itu menjadi niscaya untuk terlibat, baik dalam aspek produksi pengetahuan, praktik seni, mediasi seni, dan tata kelola seni. Institusi pendidikan (tinggi) seni di tengah gelombang pasang perubahan, selayaknya trengginas merespons dengan beragam cara; mengevaluasi kurikulum, mata kuliah, tata kelola, meninjau dengan seksama fasilitas, membangun jejaring baik dengan institusi, komunitas, maupun individu; dan menimbang dengan cermat sumber daya tenaga pengajar disertai aparatus birokrasi kampus (para dosen yang memilih tugas tambahan sebagai pejabat dan tenaga kependidikan) yang kompatibel dengan gerak zaman.


Meski ikhwal “terlibat” itu masih harus dilihat dengan seksama dengan prinsip kehati-hatian, realitas lapangan dapat dicermati, bahwa yang meramaikan gelanggang pemikiran, penciptaan seni, dalam berbagai lapisan, sebagian besar adalah para mahasiswa atau alumni (lulusan atau jebolan) institusi pendidikan tinggi seni. Mereka bermain dan memainkan ide-ide serta karya seni dengan beragam pendekatan, dan memunculkan percakapan yang riuh di antara publik seni, bahkan tak jarang merembet ke persoalan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.

 

Artworks